DRZ Post
Home Hiburan Gaya Hidup Sains Teknologi Umum Web Development Archive
 

> >

Kelompok Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)

Kelompok Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)
Sains - drzpost.com -
Gymnospermae atau Tumbuhan Biji Terbuka meliputi beberapa kelompok tumbuhan purba yang telah punah dan kelompok yang masih bertahan hidup hingga sekarang. Gymnospermae purba misalnya Pteridospermae (tumbuhan seperti paku tetapi menghasilkan biji), Bnnetittales, dan Cordaitales.

Gymnopermae yang masih hidup sampai saat ini meliputi berbagai tumbuhan yang dikelompokkan menjadi 4 divisi yaitu Cycadophyta, Ginkgophyta, Pinophyta, dan Gnetophyta. Yuk kita lihat satu-satu divisi dari Tumbuhan Biji Terbuka ini.

a. Cycadophyta

Terdiri dari sekitar 185 spesies. Batangnya tidak bercabang, daun-daun majemuk tersusun sebagai tajuk di pucuk batang yang memanjang. Habitus (perawakan) menyerupai pohon palem. Beberapa jenis memiliki pohon amat pendek, jenis yang lain dapat mencapai tinggi 9 meter, tetapi kebanyakan tingginya sekitar 2 meter. Semua anggota Cycadophyta berumah dua. Strobilus yang dihasilkan berukuran besar namun rata-rata reproduksinya rendah. Penyerbukan sering dibantu oleh serangga yang tertarik dengan aroma yang dihasilkan strobilus jantan dan betina. Beberapa jenis ditanam sebagai tanaman hias. Contoh: Zamia sp. dan Cycas rumphii (pakis haji).

b. Ginkgophyta

Kelompok tumbuhan ini hanya diwakili oleh satu jenis yang masih hidup yaitu Ginkgo biloba. Tumbuhan asli daratan Cina ini merupakan tumbuhan purba yang berhasil bertahan hidup hingga saat ini. Tumbuhan ini dibudidayakan sebagai peneduh atau tanaman hias dan sebagai bahan obat-obatan. Orang Cina memanfaatkan tanaman Ginkgo sebagai obat bronchitis dan asma sejak ribuan tahun yang lalu. Pohon Ginkgo biloba berukuran besar, dapat mencapai tinggi 30 meter. Daunnya melebar seperti kipas dengan belahan yang seolah-olah membagi daun menjadi dua bagian. Tumbuhan Ginkgo berumah dua, yaitu serbuk sari dan bakal biji dihasilkan oleh dua tumbuhan. Biji yang dihasilkan sebesar kelereng, keras, berwarna kekuningan, dan berbau tidak enak.

c. Pinophyta

Pinophyta merupakan kelompok tumbuhan konifer (berdaun jarum), semuanya mempunyai habitus sebagai semak dan pohon. Kelompok ini terdiri dari sekitar 550 spesies yang diklasifikasikan menjadi tujuh famili, yang paling terkenal adalah Pinaceae (kelompok tumbuhan pinus). Pinophyta mempunyai dua jenis strobilus yang berbentuk kerucut, yaitu strobilus jantan menghasilkan serbuk sari dan strobilus betina menghasilkan bakal biji. Strobilus jantan berbentuk tunggal atau merupakan kumpulan beberapa strobilus, mula-mula berukuran kecil, kemudian mekar selama beberapa hari dan segera layu dan gugur setelah serbuk sari tersebar. Strobilus betina berkayu, ukurannya bervariasi dari 1 cm hingga 60 cm. Pada genus Juniperus dan Taxus, strobilus betina mengalami modifikasi hingga menyerupai buah buni. Beberapa tumbuhan konifer berumah satu, namun banyak pula yang berumah dua. Tumbuhan konifer dimanfaatkan sebagai tanaman hias, penghasil resin, sumber bahan bangunan, bahan baku kertas, batang korek api, dan lain-lain. Contoh: Pinus mercusii (pinus), Cupressus, Auraucaria, Agathis alba (damar), Abies balsama (balsam), Sequoia, Juniperus, dan Taxus.

d. Gnetophyta

Kelompok tumbuhan Gnetophyta mempunyai strobilus jantan yang tersusun majemuk, daun-daun berhadapan atau berlingkar, dan tidak mempunyai saluran resin. Gnetophyta terdiri dari dua kelas yaitu Ephedraceae dan Gnetaceae. Ephedraceae merupakan semak dengan tinggi sekitar 2 meter yang tumbuh tegak, menjalar, atau merambat dengan percabangan yang banyak. Kebanyakan hidup di daerah tropis dan subtropis di belahan bumi utara, umumnya ditanam sebagai tanaman hias. Contoh Ephedra sp dan Welwitschia sp. Gnetaceae mempunyai anggota satu genus saja yaitu Gnetum yang jenis-jenisnya banyak ditemukan di Indonesia. Ciri khas Gnetaceae adalah tumbuhan berumah dua, strobilus jantan dan betina tersusun berlingkar dalam bentuk bulir. Benang sari tersusun dalam spiral, jumlahnya banyak, dan terdapat di bawah lingkaran bakal biji yang mandul. Strobilus betina mempunyai bakal biji tersusun dalam lingkaran, bakal biji yang fertil dibungkus oleh dua lapis integumen. Contoh Gnetum gnemon (melinjo), G. latifolium, G. macrostachium, dan G. cuspidatum.

Artikel ini ditulis oleh Raden pada 15:32 03 April 2013 | dibaca 852 kali oleh pengunjung

Jika kamu pikir artikel ini menarik silahkan share menggunakan:

Tulisan lainnya yang mungkin anda tertarik untuk membacanya

Retikulum EndoplasmaRetikulum Endoplasma
Mekanisme Pengaturan Kadar Air TubuhMekanisme Pengaturan Kadar Air Tubuh
Tempat Menyimpan Makanan pada TumbuhanTempat Menyimpan Makanan pada Tumbuhan

Semua Tentang Jepang

Iklan

Contact : Desrizal, email: codingwear@yahoo.com
Copyright (c) 2012 by Desrizal
Author: Anggie Praditya