DRZ Post
Home Hiburan Gaya Hidup Sains Teknologi Umum Web Development Archive
 

> >

Contoh Cerita Pengalaman Pribadi

Contoh Cerita Pengalaman Pribadi
Umum - drzpost.com -
Sekarang, Anda akan menceritakan pengalaman menarik Anda dalam pelajaran ini. Seperti yang Anda ketahui, dalam kehidupan sehari-hari tentunya banyak pengalaman yang Anda alami seperti cerita yang menyenang kan telah Anda baca tadi.

Selain pengalaman yang me nyenang kan, ada pula pengalaman yang mengesalkan, meng gem bira kan, menakut kan, menyedihkan, membingung kan, atau meng harukan. Di antara pengalamanpengalaman itu, tentu ada satu pengalaman yang paling berkesan sehingga Anda sulit melupakannya. Bahkan, sampai kapan pun Anda akan selalu teringat pada penga laman itu. Misalnya, pengalaman saat mengikuti lomba baca puisi, pengalaman berteman dengan orang asing, dan sebagainya.

Sebelum Anda menceritakan sendiri pengalaman Anda, bacalah contoh cerpen pengalaman mengesankan yang dikemuka kan teman Anda berikut ini dengan saksama.

Contoh Cerpen Pengalaman Persahabatan

Dia Berubah

Aku mempunyai seorang teman di kelasku yang baru. Pertama-tama dia yang mulai mendekatiku. Aku sangat senang mempunyai seorang teman baru. Dia sangat pintar. Selain itu, dia juga lucu dan enak diajak bicara. Sejak saat itu dia selalu ber sama-sama denganku ke mana saja, bagaikan sampul lengket dengan prangko.

Hari demi hari kujalani kehidupanku di kelas dengan sangat bahagia bersama temanku itu. Tetapi hari berganti hari, penderitaanku yang me nyakitkan hati akan di mulai.

Setelah lama bersama dengan dia, aku menyadari nya kalau dia ter golong anak yang egois. Dia telah berubah. Dia benar-benar berubah. Dulu dia baik, tetapi sekarang dia mulai terlihat sifat buruknya. Memang kuakui kalau dia lebih pintar daripada aku dan aku bukan tandingannya dalam belajar.

Suatu ketika, guruku sedang menerang kan pelajaran. Temanku itu tidak mengerti pelajaran yang diikutinya dan aku pun tidak mema hami nya. Dia bertanya padaku dan aku men jawab tidak tahu jawabannya karena memang aku tidak tahu. Akan tetapi, betapa ter kejutnya diriku karena begitu aku menjawab tidak tahu, kata-kata pedas mulai menyakiti diriku ini. Aku dicaci maki. Aku sudah tidak tahan akan sikapnya.

Ia selalu mengatakan kalau aku ini tidak bisa apa-apa. Dengan keberanian ku, aku berbicara jujur dan terbuka dengan dia. Aku juga bilang kalau aku tidak suka dengan kata-katanya yang menyakitkan dan sifatnya itu. Aku katakan kalau dia tidak berubah, dia tidak akan mempunyai banyak teman. Namun, dia malah marah dan meng ejek aku dan temanku yang lain.

Besoknya, dia tidak masuk sekolah. Betapa berbahagianya aku ini karena dia tidak masuk sekolah. Hari demi hari telah terlewati, tidak terasa sudah tiga minggu dia tidak masuk ke sekolah. Aku mulai khawatir juga. Walau pun aku sedang marah padanya, tetapi aku juga perlu mendoakan nya agar dia tidak tertimpa apa-apa.

Besoknya, aku mendengar kabar kalau dia sudah pindah sekolah. Aku pun terkejut. Ketika pulang sekolah, aku menerima surat dan satu paket bingkisan. Ternyata peng irimnya adalah temanku itu. Kemudian, aku membaca surat nya. Isi suratnya, dia minta maaf atas per lakuan nya itu. Aku bersyukur kepada Tuhan karena dia telah berubah dari perbuatannya itu. Aku pun me maafkan meskipun sampai saat ini aku belum bertemu dia lagi. Aku berharap suatu hari nanti kita akan menjalin persahabatan lagi.

Sumber: Harian Umum Pikiran Rakyat, 5 Oktober 2003

Artikel ini ditulis oleh Andy pada 19:05 03 January 2013 | dibaca 25461 kali oleh pengunjung

Jika kamu pikir artikel ini menarik silahkan share menggunakan:

Tulisan lainnya yang mungkin anda tertarik untuk membacanya

Cerita Lucu Pendek 2012Cerita Lucu Pendek 2012
Cerita Dongeng Anak Anak Bahasa InggrisCerita Dongeng Anak Anak Bahasa Inggris
Cerpen Cinta Romantis 2013Cerpen Cinta Romantis 2013

Semua Tentang Jepang

Iklan

Contact : Desrizal, email: codingwear@yahoo.com
Copyright (c) 2012 by Desrizal
Author: Anggie Praditya